Detectiveroyan's Weblog

Fresh Share

CHUANG Chih-Yuan

Chih-Yuan Chuan dilahirkan pada 2 April 1981 dan tinggal di Taiwan. Dia memiliki gerak kaki luar biasa dan dapat menyerang dengan kekuatan kedua sayapnya. Sekarang dia berada di ranking 16 dunia dan 12 Asia. Di tanah kelahirannya China Taipei, dia adalah pemain nomor satu. Chuang adalah pemain paling aktif di dunia ke 98. Ranking tertinggi yang dipegangnya pada nomor 3 bulan Desember 2003.

Dia memainkan permainan terbaiknya antara tahun 2002 dan 2005 namun agak sedikit tergelincir di dua tahun terakhir. Dia adalah finalis tunggal putra pada Grand Final ITTF Pro Tour Qatar tahun 2002.

Chih-Yuan Chuan telah bermain di China dan Eropa pada beberapa kesempatan. Dia sangat faham dengan beragam gaya dari pemain China.

Dia adalah pemain dengan pegangan shake hand dan bermain dengan lembut dan agresif diantara kedua forehand dan backhand serta memiliki gerak kaki sangat cepat.Dia memiliki kecepatan bermain ala China dan juga memiliki kemampuan serangan backhand dimana pemain-pemain Eropa sangat bagus di bagian ini..Kecepatan dan keagresifannya membuatnya salah satu pemain terbaik baru-baru lalu.

Pada September 2004, di final tunggal putra pada Volkswagen Open yang digelar di Kobe, Jepang, Chuang Chih Yuan melawan pemain China Chen Qi. Pada tiga pertemuan sebelumnya, Chen Qi mengalahkan Chuang Chih Yuan. Awal tahun 2003, Chen Qi mengalahkan Chuang Chih Yuan pada perempat final di Singapura dan pada semifinal di Swedia.Bertemu lagi di Singapura awal tahun 2004, Chen Qi mendominasi Chuang Chih Yuan pada perempat final dalam pertandingan tujuh game.

Karenanya, dia sangat mengantisipasi jika Chen Qi akan mengulangi penampilannya di Kobe. Seperti yang diperkirakan, Chen Qi menang pada game pertama 11-4. Chuang Chih Yuan melawan balik di game kedua namun masih kalah 8-11. Chen Qi bermain sangat cepat dengan pukulan topspin forehand yang konsisten dengan beragam sudut topspin dan sangat mendominasi. Dia mendapat game keempat 11-4. Bagaimanapun, Chuang Chih Yuan mulai bermain dengan baik dan ada giliran memukul balik. Setelah sebuah pertarungan yang ketat, dia memperoleh game keempat 12-10, saat Chen Qi gagal mengambil kesempatan dalam posisi match point.

Pada game kelima, dia unggul 5-1 namun Chen Qi berhasil memimpin permainan hingga mendapat poin 6.Masih, Chuang Chih Yuan merasa segar kembali dan memenangi game 11-6. Pada game keenam, Chuang Chih Yuan mengambil resiko dengan memainkan beberapa pukulan memalukan namun dia berhasil dan dia memenangi game 11-4. Game ketujuh penentuan adalah pertempuran kecerdasan, skill dan tekad. Kedua pemain bertanding penuh semangat namun Chen Qi melampaui Chuang Chih Yuan dan merebut game 11-9 dan memenangkan pertandingan. Itu adalah gelar tunggal putra ITTF Pro Tour pertama untuk Chen Qi dan Chuang Chih Yuan yang dipaksa menempati tempat kedua.

Pembuat raket Butterfly telah membuat sebuah kayu dengan nama Chuang Chih Yuan dinamakan Butterfly Chuang Chih Yuan – FL. Kayu yang ringan ini cocok dengan gaya permainan melambungnya Chuang Chih Yuan. Kayu ini khususnya cocok untuk gaya menyerang cepat seperti Chuang Chih Yuan namun juga efektif untuk bermain bertahan jarak menengah.

Chuang Chih Yuan dua kali mewakili China Taipei pada tingkat Olimpiade di Olimpiade Musim Panas di Beijing pada tahun 2008. Sebelumnya, dia mencapai perempat final di Olimpiade Athena 2004. Pada April 2008, di Brazilian Open di Belo Horizonte, dia dan Wu Chih Chi di final melawan Kim Jung Hoon dan Yoon Jae Young dari Korea, namun akhirnya dikalahkan setelah melalui pertarungan yang ketat.

* Dari Berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 29, 2011 by in Olahragaku.
%d blogger menyukai ini: